Gunung Timang, Barito Utara — SMP Negeri 3 Gunung Timang melaksanakan kegiatan kokurikuler bertema Suara Demokrasi melalui rangkaian pembelajaran dan praktik demokrasi dalam pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) periode 2026/2027. Kegiatan ini berlangsung sejak Januari hingga Mei 2026, dengan puncak kegiatan berupa kampanye dan pemungutan suara pada awal Mei 2026.
Kegiatan ini menjadi sarana bagi peserta didik untuk mengenal dan mempraktikkan nilai-nilai demokrasi secara langsung di lingkungan sekolah. Tidak hanya mempelajari konsep demokrasi melalui pembelajaran, para siswa juga terlibat dalam proses perencanaan, persiapan calon, penyampaian visi dan misi, kampanye, hingga pemilihan pemimpin OSIS.
Melalui kegiatan ini, SMPN 3 Gunung Timang berupaya menanamkan pemahaman bahwa demokrasi bukan sekadar kegiatan memilih pemimpin, tetapi juga proses belajar tentang tanggung jawab, kejujuran, kesetaraan, penghargaan terhadap perbedaan pilihan, dan partisipasi aktif dalam kehidupan bersama.
Belajar Demokrasi Sejak Januari 2026
Rangkaian kegiatan Suara Demokrasi diawali pada Januari 2026 melalui pembelajaran mengenai konsep demokrasi, kepemimpinan, hak dan kewajiban warga sekolah, serta pentingnya partisipasi dalam pengambilan keputusan bersama.
Peserta didik diperkenalkan pada prinsip-prinsip dasar demokrasi, termasuk kebebasan menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab, menghormati perbedaan pandangan, serta menentukan pilihan tanpa paksaan. Pembelajaran tersebut menjadi bekal bagi siswa untuk memahami proses pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS yang akan dilaksanakan.
Pada tahap selanjutnya, kegiatan diarahkan pada perencanaan pemilihan. Peserta didik belajar mengenali tahapan pemilihan, memahami peran penyelenggara dan pemilih, serta mempersiapkan proses pemilihan agar dapat berjalan dengan tertib dan adil.
Melalui tahapan ini, siswa memperoleh pengalaman bahwa pelaksanaan demokrasi membutuhkan persiapan, aturan yang disepakati, keterlibatan berbagai pihak, dan komitmen untuk menjaga proses tetap jujur serta bertanggung jawab.
Kampanye dan Penyampaian Visi Misi

Memasuki tahap kampanye, para calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS memperoleh kesempatan untuk memperkenalkan diri serta menyampaikan visi, misi, dan gagasan mereka kepada warga sekolah.
Kampanye menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran demokrasi karena melatih peserta didik menyampaikan pendapat, berkomunikasi dengan baik, membangun kepercayaan, dan menawarkan gagasan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui penyampaian visi dan misi, warga sekolah juga belajar mengenali program yang ditawarkan setiap calon sebagai bahan pertimbangan sebelum menentukan pilihan. Dengan demikian, keputusan memilih tidak hanya didasarkan pada kedekatan pertemanan, tetapi juga pada pertimbangan terhadap gagasan, komitmen, dan kemampuan calon dalam menjalankan tanggung jawab organisasi.
Kegiatan kampanye sekaligus menjadi ruang untuk melatih sikap percaya diri, kreativitas, dan kemampuan berbicara di depan umum. Para siswa diharapkan dapat menyampaikan dukungan maupun perbedaan pendapat secara santun tanpa merendahkan calon lain.
Pemilihan Berlangsung pada Awal Mei 2026

Puncak kegiatan kokurikuler Suara Demokrasi dilaksanakan pada awal Mei 2026 melalui proses pemungutan suara untuk menentukan Ketua dan Wakil Ketua OSIS periode 2026/2027.
Pada tahap ini, peserta didik berkesempatan menggunakan hak pilihnya untuk menentukan pasangan calon yang dianggap mampu membawa organisasi OSIS menjadi lebih aktif dan berkontribusi positif bagi lingkungan sekolah.
Proses pemilihan menjadi pengalaman nyata bagi siswa dalam memahami arti suara, pilihan, dan tanggung jawab. Setiap pilihan memiliki kedudukan yang sama dalam proses demokrasi, sehingga seluruh peserta diharapkan dapat menghormati hasil pemilihan yang telah dilaksanakan.
Kegiatan ini juga mengajarkan pentingnya menerima hasil dengan sikap dewasa, menjaga persatuan, serta tetap bekerja sama meskipun memiliki pilihan yang berbeda.
Berdasarkan hasil pemilihan, Jordan Raphael terpilih sebagai Ketua OSIS, dengan Charolin Gustin Deboranata sebagai Wakil Ketua OSIS untuk periode 2026/2027.
Terpilihnya pasangan tersebut menandai berakhirnya rangkaian pemilihan sekaligus menjadi awal dari tanggung jawab baru dalam menjalankan organisasi siswa di SMPN 3 Gunung Timang.
Menumbuhkan Karakter dan Kepemimpinan Siswa

Kegiatan kokurikuler Suara Demokrasi tidak hanya berorientasi pada penetapan pemimpin OSIS, tetapi juga pada pembentukan karakter peserta didik melalui pengalaman langsung.
Sejak tahap pembelajaran hingga pemungutan suara, siswa memperoleh kesempatan untuk mengembangkan sikap mandiri, bernalar kritis, bergotong royong, dan bertanggung jawab. Mereka juga belajar bahwa kepemimpinan bukan semata-mata tentang jabatan, melainkan tentang kesediaan mendengarkan, melayani, bekerja sama, dan melaksanakan amanah.
Pengalaman mengikuti kampanye dan pemilihan diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta didik untuk berpartisipasi secara positif dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai demokrasi yang dipelajari di sekolah dapat diterapkan dalam berbagai situasi, mulai dari diskusi kelompok, pengambilan keputusan kelas, hingga kegiatan organisasi.
Melalui kegiatan ini, sekolah turut memberikan ruang bagi peserta didik untuk belajar menjadi warga yang aktif, kritis, menghargai perbedaan, serta mampu mengambil keputusan secara bertanggung jawab.
Membangun OSIS yang Aktif dan Bertanggung Jawab
Terpilihnya Jordan Raphael sebagai Ketua OSIS dan Charolin Gustin Deboranata sebagai Wakil Ketua OSIS diharapkan menjadi awal yang baik bagi pengembangan kegiatan kesiswaan di SMPN 3 Gunung Timang.
Kepengurusan OSIS memiliki peran penting sebagai wadah bagi siswa untuk mengembangkan potensi, kreativitas, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap lingkungan sekolah. Melalui kerja sama dengan warga sekolah, OSIS diharapkan mampu menjadi organisasi yang aktif, aspiratif, dan mendukung terciptanya lingkungan belajar yang positif.
Seluruh rangkaian kegiatan Suara Demokrasi yang berlangsung dari Januari hingga awal Mei 2026 menjadi pengalaman berharga bagi peserta didik dalam memahami dan mempraktikkan demokrasi secara langsung.
Melalui Suara Demokrasi, SMPN 3 Gunung Timang menegaskan bahwa sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang bagi generasi muda untuk belajar memilih, menghargai perbedaan, memimpin, dan bertanggung jawab demi masa depan bersama.
